merawatingat

 


Media sosial kembali dihebohkan oleh kabar kecelakaan tragis yang menewaskan dua pelajar di Situbondo. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, pada Minggu (5/4/2026).

Kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor dan mobil pikap. Dua pelajar yang menjadi korban masing-masing berinisial MR (16), warga Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa, dan AA (15), warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

MR meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara AA sempat mendapatkan penanganan awal sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun, dalam perjalanan menuju RSU Abdoer Rahem Situbondo, AA dinyatakan meninggal dunia.

Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, membenarkan adanya dua korban jiwa dalam insiden tersebut. “Benar, ada dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika sepeda motor bernomor polisi P 2334 FC yang dikendarai MR melaju dari arah barat ke timur. Pengendara diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya.

Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju mobil pikap bernomor polisi N-8621-BM yang dikemudikan J (38), warga Kecamatan Pancokusumo, Kabupaten Malang. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

“Jarak kedua kendaraan terlalu dekat sehingga pengendara tidak sempat mengendalikan laju kendaraannya,” jelas Hariyanto.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Dugaan sementara, pengendara motor kurang berhati-hati saat mendahului. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan, khususnya di jalur padat seperti Pantura, untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama